Jika harus memilih
Sering kali kita dihadapkan pada pilihan yang begitu sulit, bagaimana jika kita disuruh memilih antara yang kita inginkan atau yang seharusnya? agak sulit ya. Pernahkah kamu bertanya ke diri sendiri, saya ini sebenarnya siapa dan saya maunya bagaimana? pasti sudah ya. Terkadang kita membawa diri kita ke ranah yang membawa kita ke apa yang kita mau dibandingkan ke yang seharusnya, hal itu disebut kesenjangan diri atau diskrepansi, untuk mengurangi hal tersebut kita bisa memotivasi diri kita dengan menyatakannya. Jika gagal dalam mengatasi diskrepansi akan timbul emosi-emosi negatif seperti cemas, takut, kecewa, sedih bahkan marah kepada diri sendiri hingga muncul "harusnya aku tidak melakukan itu" lalu timbulah penyesalan. Mengenali diri adalah hal penting,bagaimana kita mengetahui diri kita saat ini dan bagaimana kita mengimbangi antara apa yang kita inginkan dan apa yang seharusnya.
Konsep diri, pernah mendengar istilah itu? pengetahuan tentang diri, pengharapan hingga penilaian terhadap diri adalah konsep diri menurut Calhoun dan Acocella (1990 : 90)
pengetahuan tentang diri terkait informasi tentang diri kita, siapa kita dan bagaimana kita.
pengharapan diri terkait harapan kita untuk diri sendiri dikemudian hari; dan penilaian diri terkait dengan nilai diri kita, seberapa bernilai kita menurut diri sendiri akan mempengaruhi perilaku kita, semakin positif kita terhadap diri sendiri semakin positif juga dampaknya begitupun sebaliknya.
Sebenarnya diri kita nilainya tak terbatas, itu hanya tergantung pada pandangan kita terhadap diri sendiri. masalah pandangan dari orang lain akan di pengaruhi oleh tindakan kita.
Jadi, mari menjadi pribadi yang berkonsep, tahu apa yang seharusnya, tahu bagaimana situasi yang di alami dan imbangi dengan apa yang di inginkan.
"You are what you think!"
_strangers
Nova Sari
👏👏👏
BalasHapus