Bukan Hujan dibulan Juni
Ini sudah Oktober, harusnya hujan sudah tiba. Tetapi mengapa belum? apakah bumi sedang bahagia sehingga ia enggan menangis?. Oh ternyata tidak, kata BMKG tahun ini transisi kemarau menuju hujan sedikit terlambat dari biasanya.
![]() |
| Sumber: BMKG |
Ditulisan kali ini saya ingin bercerita dan bertanya, beberapa minggu belakangan ini bisa dibilang cukup sibuk bagi saya yang sebelumnya hanya memikirkan "hari ini makan apa ya?", sebenarnya saya masih bingung memangnya sibuk itu apa? apakah ketika kita tidak memiliki waktu istirahat? untuk sekedar santai bahkan tidur?.
Entahlah, bagi saya sibuk itu ketika kita melupakan Tuhan dan diri kita sendiri. Memangnya siapa kita? bahkan yang empunya semesta ini dilupakan, jika itu terjadi itu bukan sibuk tetapi tersesat. Pernah suatu sore saya ketiduran, karena malamnya saya kurang istirahat dan seharian penuh sibuk dengan suatu kegiatan, harusnya jamnya masih pas kalau saya segera siap-siap dan bergegas akan tetapi saat pulang saya memutuskan untuk tidur sebentar, saat saya bangun ternyata sudah malam hari dan itu berarti saya melewatkan ibadah. Rasa bersalah dan malu pada diri sendiri seketika menghantui. Kadang kekecewaan bisa hadir bukan karena orang lain tidak bisa menepati sesuatu pada kita, kadang itu muncul ketika kita tidak bisa menepati diri sendiri dan terlalu menaruh harapan pada sesuatu sehingga ketika itu tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita rencanakan menimbulkan kekecewaan yang besar.
Batasi janji, jangankan dengan orang lain batasi saja dulu dengan diri sendiri. Karena kadang kita perlu berserah bukan bersumpah apalagi menyerah.
"Hujan tidak harus September atau Oktober, tapi ini bukan tentang hujan."
_strangers
Novasari
.png)
kerenn bgttt
BalasHapusterima kasih banyaakk
HapusSukaaaa
BalasHapushihihi terima kasih sudah menyukainya ;)
Hapus